Berita Teknologi dan membahas Tutorial Coding

Tampilkan postingan dengan label Featured. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Featured. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Cara Kerja dari SEO?





SEO (Search Engine Optimization) istilah yang paling populer di dunia pemasaran atau pembuatan konten dengan menggunakan internet. SEO diproyeksikan menjadi salah satu saluran pemasaran yang paling objektif kala ini. Dan bisa dipercaya akan mendatangkan return of investment (ROI) tinggi dibanding yang lainnya.
Cara kerja search engine secara garis besar memiliki dua fungsi utama, yaitu:
  • Mengumpulkan laman web index
  • Menyajikan daftar laman web yang relevan dengan pencarian para pengguna
Mesin pencari seperti Google menyusun index menggunakan program komputer yang dinamakan Crawler. Tiap Crawler bertugas mengunjungi laman web dan mengumpulkan data seperti URL, judul, hingga tag atau keyword. Setelah itu, crawler akan berpindah-pindah lama web melalui tautan yang tercantum.
Para crawler akan terus memperbarui informasi guna mendeteksi jika ada perubahan dan seluruh data ini akan disimpan dalam bank data atau bisa juga disebut index search engine. Ketika kalian ingin melakukan pencarian, daftar laman web secara otomatis menampilkan search engine bersumber dari index tersebut.
Ada dua kriteria yang dipertimbangkan search engine dalam menampilkan laman web, yaitu:
  • Relevan
  • Popularitas
Relevan atau kesesuaian isi laman web berdasarkan kata di pencarian dalam informasi seperti judul, isi, kata kunci atau gambar yang sudah dikumpulkan di indeks. Lalu, search engine akan mengurutkan laman web berdasarkan aktivitas pengunjung dan popularitas masing-masing laman web tersebut.
PageRank adalah contoh salah satu algoritma yang digunakan Google untuk mengurutkan hasil pencarian. Algoritma ini menilai suatu laman web berdasarkan jumlah inbound link atau tautan di laman lain yang mengarah ke laman tersebut.
Apa itu SEO (Search Engine Optimization) ?
Secara garis besar, ialah proses membuat suatu situs atau laman web semakin “terlihat” dalam search engine secara organik. Merujuk bahwa search engine memiliki formula tertentu untuk menampilkan lama web, maka SEO dapat dikatakan mencari cara yang memaksimalkan keuntungan dari formula tersebut.
SEO memastikan bahwa konten web kamu akan mendapatkan rank tinggi, sehingga akan ditampilkan diurutan pertama dan makin ramai dikunjungi oleh pengguna. Praktik SEO sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu on-site dan off-site.
On-site SEO
Berkaitan dengan faktor teknis dan kualitas konten dari dalam situs maupun lama web. Memaksimalkan SEO dengan on-site berarti mengoptimalkan kualitas produksi konten dan infrastruktur situs. Secara garis besar, memproduksi konten yang:
  • Mudah diakses,
  • Stabil,
  • Menggunakan keyword yang sering dicari,
  • Menyediakan UX (User Experience) yang bagus, dan
  • Menyediakan solusi yang relevan dengan kebutuhan user
Off-site SEO
Mencari cara meningkatkan visibilitas suatu laman web secara eksternal atau diluar situs yang bersangkutan. Salah satu contohnya adalah mendapatkan tautan dari situs-situs berperingkat tinggi menuju situs kamu, sehingga meningkatkan peringkat situs kamu di PageRank.
Implementasi off-site lebih kompleks dibanding on-site dan dibutuhkan usaha dan fokus yang berkepanjangan. Contoh penerapan off-site SEO yaitu mengirimkan konten ke suatu situs media agar situs tersebut memuat link ke situs kamu. Bisa juga dilakukan melalui word-of-mouth atau media sosial untuk meningkatkan visibilitas laman web kamu.
Tidak sedikit perusahaan yang menggunakan perangkat atau plugin tambahan untuk membantu peningkatan SEO mereka. Contoh pendukung yang populer adalah Mozuntuk audit situs dan Yoast untuk optimasi konten di situs mu.
Apakah SEO itu Penting?
Jika SEO penting, maka mempelajari SEO juga penting, terutama jika kamu mengelola bisnis di platform online. Meski tersedia banyak panduan dan perangkat bantuan, tidak ada “rumus rahasia” yang bisa digunakan sehingga suatu konten selalu mendapat peringkat tinggi.
Itu saja pembahasan dari Herozdev Studio mengenai SEO, semoga bermanfaat dan terima kasih.
Adios.
Sumber : TechInAsia
Share:

Yuk, Belajar Web Programming





Belum pernah mendengar kata Web Programming?
Apakah tertarik untuk belajar? Bisa membuat website sendiri, bisa melakukan apapun yang kalian suka, atau bahkan bisa menghasilkan uang.

Oke, sudah mulai tertarik?
Pada dasarnya, Web Programming itu ialah teknik dalam membuat atau mengembangkan aplikasi yang berbasis website. Seperti yang kita kenal, Programming ialah suatu proses, cara, atau tahapan dalam membuat suatu program dan orang yang melakukan itu semua disebut Programmer.
Dalam memahami Programming ini, membutuhkan proses atau waktu secara bertahap agar bisa dipahami untuk kalian yang akan belajar programming. Maka dari itu, kalian harus mengetahui dasar-dasar nya untuk bisa membuat sebuah program yang kalian inginkan. Dan ada beberapa tahap yang harus kalian ketahui
  1. HTML (Hyper Text Markup Language). Ini adalah bahasa dasar untuk membuat sebuah website. HTML ini merupakan komponen yang paling penting dalam membangun aplikasi website, karena fungsi dari HTML itu sendiri adalah menampilkan rancangan website. Penulisan coding nya pun terdiri dari 3 bagian, yaitu Head, Body dan FooterMasing-masing bagian bisa diisi oleh teks, gambar, link, dll.
  2. CSS (Cascade Style Sheet). Jika HTML berfungsi untuk membuat kerangka atau rancangan dari website, maka selanjutnya yang harus kalian ketahui adalah CSS. Fungsi dari CSS ini yaitu membuat agar tampilan website kita menjadi lebih hidup dari segi warna, posisi, format teks, dll. Cara coding nya pun cukup mudah, dibekali id/pengenal dari HTML dan kreasikan sesuai keinginan kalian. 

Sebenarnya masih banyak lagi tahapan-tahapan yang harus dipahami, ada me-manage database dan berbagai hal lainnya. Pengertian diatas hanyalah untuk pemula yang ingin memulai mempelajari cara membuat website.
Cukup sampai disini aja, happy coding.
Share:

Translate

Labels